PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai mematangkan rencana perluasan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ke tiga lokasi baru pada 2027. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
Rencana ekspansi tersebut menyusul persiapan pembangunan KNMP di Kelurahan Tanjung Tengah dan Kelurahan Nenang yang telah dimatangkan pada 2026. Program bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, taraf hidup, serta kesejahteraan nelayan tradisional di wilayah Benuo Taka.
Sekretaris Dinas Perikanan PPU, Rusli, mengatakan pihaknya kini memprioritaskan penelusuran status kepemilikan dan legalitas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tiga kawasan baru tersebut.
Menurutnya, kepastian hukum atas lahan menjadi syarat penting agar pembangunan tidak terkendala persoalan administrasi maupun sengketa tanah di kemudian hari.
BACA JUGA
Tournament E-sport Bupati Cup dibuka, Wabup : ruang digital jadi lebih positif dan bernilai ekonomi"Karena ini merupakan PSN yang memang harus jalan untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri," ujar Rusli usai menghadiri rapat koordinasi teknis di Kantor DLH PPU, Kamis (29/10/2026).
Rusli menjelaskan, dari tiga lokasi yang dipersiapkan, kawasan Babulu relatif tidak memiliki kendala karena lahan yang tersedia merupakan aset milik pemerintah kabupaten. Sementara itu, dua lokasi lainnya masih dalam proses komunikasi dengan pemilik tanah.
Pemerintah daerah, kata dia, mengedepankan pendekatan persuasif dan musyawarah untuk mendapatkan kesepakatan bersama masyarakat. Pemkab PPU tidak ingin memaksakan penggunaan lahan tanpa persetujuan pemiliknya.
"Ini kita masih telusuri. Mudah-mudahan untuk legalitasnya bisa jelas. Kalau di Babulu sudah pasti jelas karena itu milik kabupaten," jelasnya.
Dari sisi teknis, setiap kawasan Kampung Nelayan Merah Putih membutuhkan lahan minimal setengah hektare serta dilengkapi dermaga sebagai tempat tambat kapal nelayan.
Adapun Babulu, Waru, dan kawasan pesisir yang berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi wilayah prioritas pengembangan berikutnya.
Melalui perluasan KNMP, Pemkab PPU berharap pembangunan infrastruktur perikanan dapat semakin merata dan membuka peluang peningkatan ekonomi bagi masyarakat pesisir.(adv)