PENAJAM - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan ekosistem pendidikan berkualitas di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu langkah konkretnya adalah penerapan sistem seleksi terbuka secara menyeluruh untuk menjaring tenaga pendidik dan kependidikan di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang segera berdiri di Kecamatan Babulu.
Kebijakan ini dihadirkan untuk memastikan bahwa institusi pendidikan yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu tata kelola ini benar-benar diisi oleh figur-figur unggul dan berintegritas tinggi. Sekretaris Disdikpora Kabupaten PPU, Durajat, mengatakan pintu kesempatan ini dibuka secara transparan dan seluas-luasnya tanpa memandang status kepegawaian maupun batas administratif daerah. Baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga honorer dari berbagai wilayah.
"Termasuk dari luar PPU seperti Kota Balikpapan, memiliki peluang yang setara untuk mendaftar. Para peminat dipersilakan berkompetisi secara sehat untuk mengisi posisi penting mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru mata pelajaran, hingga jajaran tenaga kependidikan pendukung," kata Durajat, Jumat (9/10/2026).
Proses penyaringan tidak dilakukan secara sembarangan karena melibatkan lembaga kredibel seperti Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur dan Otorita IKN melalui Deputi Bidang Sosial dan Budaya.
Selain itu, penyiapan mutu perkuliahan serta pendampingan akademik turut menggandeng perguruan tinggi ternama, salah satunya Universitas Negeri Jakarta (UNJ). "Kolaboratif lintas lembaga ini diambil agar standar kompetensi pengajar yang tersaring selaras dengan tuntutan kualifikasi pendidikan modern di era transformasi digital," jelasnya.
Durajat menegaskan, alokasi formasi guru dan staf operasional pada prinsipnya akan disesuaikan dengan kebutuhan jenjang pendidikan formal pada umumnya. Namun, yang menjadi pembeda utama adalah standar kualitas seleksi serta sistem pengawasan kineja yang jauh lebih ketat.
"Seleksi terbuka ini dipandang bukan sekadar ajang perekrutan rutin, melainkan fondasi awal dalam mencetak generasi muda PPU yang berdaya saing global," tutur Durajat.
Dengan diterapkannya mekanisme seleksi transparan ini, Pemkab PPU optimistis bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi di Babulu kelak mampu menjadi pilot project percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Kalimantan Timur.
"Kami meyakini bahwa SDM pengajar yang terpilih nantinya tidak hanya memiliki kedalaman keilmuan, tetapi juga dedikasi tinggi dalam mengawal masa depan anak didik di kawasan PPU dan IKN khususnya," tandas Durajat. (Adv)