ISEKABAR.ID, Sangatta - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kutai Timur Menyoroti Terkait Insiden Jatuhnya anak Sekolah Di jalan Sukarno-hatta, Hamburan Batu Koral yang semestinya tidak menjadi hal yang sulit untuk di bereskan oleh pemerintah terkait , justru memakan korban.
Seperti yang beredar di media sosial berapa waktu lalu , seorang pelajar tergelincir karna hamburan bebatuan Koral.
Hal ini perlu perhatian sebelum menghilangkan Nyawa Individual yang melalui jalan tersebut mengingat banyak pelajar yang mau tidak mau harus melalui jalan tersebut maka pemkab perlu memperhatikannya PMII Kutim Melalui Ketua Umum Andi Nur Ihsan Bahri, menyampaikan. Bahwa hal ini perlu di sentuh oleh kebijakan yang kuat dari semua element-element terkait khususnya eksekutif,
"Harusnya pemkab Kutim dalam hal ini bupati Kutai Timur dan wakilnya bapak Andiansyah Sulaiman dan bapak Mahyunadi bisa menekan dinas terkait untuk menyelesaikan hal tersebut". Ujar Pria yang kerab disapa Andi tersebut.
Menurut nya Hal ini Hal kecil yang berdampak besar bagi generasi penerus Kutai Timur sehingga hal kecil seperti keselamatan pelajar tidak boleh di remehkan.
"Disana kan banyak pelajar ya , jadi kita harus perhatikan keselamatan adik-adik yang ingin menuntut ilmu .jadi perlu tindak lanjut , belum lagi jalan yang di depan gereja juga di arah town hall inikan dilalui masyarakat Kutai Timur". Jelas Bahri .
Ketua PMII Kutim melanjutkan bahwa semua hal-hal kecil namun vital kerab kali di sepelekan, maka dirinya, bersama PMII Kutim berencana menemui Bupati dan Wakil Bupati untuk bisa menangani hal tersebut sesegera mungkin.
"Nanti kami akan hearing menemui pejabat-pejabat tersebut untuk menyampaikan keresahan ini mudah mudahan bisa di terima kalau tidak ya kita suarakan melalui aksi". Pungkasnya
PMII Kutim akan melakukan pengawalan secara ketat dan cepat mewakili elemen mahasiswa sebagai Control Of Social dalam pelaksanaan Control Of Birokrasi sebagai mitra kritis pemerintah kabupaten Kutai Timur. (Opini)