DPRD PPU Dorong Optimalisasi Retribusi Sektor Pariwisata

DPRD PPU Dorong Optimalisasi Retribusi Sektor Pariwisata

Oleh Yun • 27 October 2026

Bagikan Artikel Ini

Advertorial DPRD PPU

PENAJAM – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan pengelolaan objek wisata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

 

Salah satu upaya yang dinilai perlu dilakukan ialah memetakan potensi retribusi di setiap destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut.

 

Sekretaris Komisi II DPRD PPU, Jamaludin, mengatakan PPU memiliki beragam potensi wisata alam dan budaya yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan daerah. 

 

Namun, potensi tersebut perlu didukung tata kelola yang terarah agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas.

 

Menurut Jamaludin, pengelolaan pariwisata tidak cukup hanya dengan mengandalkan daya tarik destinasi. Pemerintah daerah juga perlu menyiapkan sistem pengelolaan dan pemungutan retribusi yang jelas, sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Ia mencontohkan sebuah kegiatan di salah satu pantai di PPU pada 1996 yang disebut mampu menghasilkan retribusi sebesar Rp6,3 juta. 

 

Pengalaman tersebut, menurutnya, menunjukkan adanya peluang penerimaan dari aktivitas wisata yang perlu dikaji kembali berdasarkan kondisi saat ini.

 

“Ini membuktikan bahwa sebenarnya pemerintah punya peluang yang sangat besar untuk menarik retribusi dari sejumlah objek wisata yang ada di daerah kita,” ungkapnya, Selasa (27/10/2026).

 

Jamaludin mendorong pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh terhadap setiap objek wisata, mulai dari jumlah kunjungan, fasilitas yang tersedia, hingga peluang penerimaan yang dapat diperoleh. Data tersebut diperlukan agar kebijakan pengembangan pariwisata dan penetapan mekanisme retribusi memiliki dasar yang terukur.

 

Selain itu, peningkatan infrastruktur, kualitas pelayanan, kebersihan, serta promosi destinasi juga dinilai penting untuk menarik kunjungan wisatawan. Pengembangan tersebut perlu disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing destinasi.

 

Optimalisasi sektor pariwisata diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap PAD, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, penyedia jasa wisata, dan pedagang lokal.

 

DPRD PPU berharap pengelolaan pariwisata dilakukan secara berkelanjutan sehingga potensi wisata daerah dapat berkembang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

(Adv)

👁️ 8 kali dibaca

Tinggalkan Komentar