ISEKABAR.ID, SANGATTA SELATAN – Pondok Pesantren Daarul Ikhlaash menggelar kegiatan Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Daarul Ikhlaash yang berlokasi di Jalan Poros Sangatta–Bontang, Kilometer 5, Gang Manggis, Kecamatan Sangatta Selatan.
Peringatan Isra Miraj ini mengusung tema “Menguatkan Iman, Mempererat Ukhuwah, dan Mendekatkan Ketaatan pada Perintah Allah SWT”. Tema tersebut dipilih sebagai upaya memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Ustadz Daarif Saeni, S.Ag., S.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia menekankan makna peristiwa Isra Miraj sebagai momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas iman dan ketaatan, khususnya dalam menjalankan ibadah salat sebagai perintah langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam kegiatan ini Sambutan Pimpinan Pondok Dr. K.H. Andi Abd rahman, S.Hi., M.Pd., diwakilkan oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Daarul Ikhlaash, Andi M. Fauzan Razak, M.Pd. Beserta turut pula hadir jajaran pengelola pendidikan di lingkungan pesantren, Kepala Madrasah Aliyah (MA) Daarul Ikhlaash, Supriadi S.Pd., para santri dan santriwati, orang tua santri, serta warga sekitar RT 04 Kilometer 5 Sangatta Selatan.
Kepala MTs Daarul Ikhlaash, Andi M. Fauzan Razak M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Isra Miraj merupakan agenda rutin pesantren yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sebagai media pembinaan akhlak dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi para santri dan masyarakat.
Lebih dari 100 jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan khidmat dan tertib. Selain sebagai sarana peningkatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pihak pesantren, orang tua santri, dan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Daarul Ikhlaash berharap nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Miraj dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat luas.