Memasuki Usia 20 Tahun, Perumda AMDT PPU Pacu Kapasitas Produksi Air hingga 420 Liter per Detik

Memasuki Usia 20 Tahun, Perumda AMDT PPU Pacu Kapasitas Produksi Air hingga 420 Liter per Detik

Oleh Zieq • 05 January 2026

Bagikan Artikel Ini

Daerah

PENAJAM — Perusahaan Umum Daerah Air Minum Danum Taka (Perumda AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat kemajuan yang cukup pesat memasuki usia operasional ke-20 tahun. 

Sejak pengelolaan air bersih resmi dialihkan dari Kabupaten Paser, peningkatan kapasitas produksi terus dilakukan dan berdampak pada semakin luasnya pelayanan kepada masyarakat.

 

Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, menyampaikan bahwa pada masa awal pengelolaan, kemampuan produksi air bersih masih sangat terbatas, yakni hanya sekitar 50 liter per detik.

 

“Alhamdulillah di usia ke-20 tahun PDAM ini kita melihat perkembangan yang lumayan cukup signifikan, dari kapasitas 50 liter per detik ketika diserahkan oleh Kabupaten Paser, sekarang kita sudah hampir mencapai kurang lebih 380 liter per detik,” kata Abdul Rasyid.

 

Menurutnya, peningkatan kapasitas tersebut masih akan terus berlanjut. Dalam waktu dekat, Perumda AMDT PPU berencana kembali menambah debit air bersih guna mengimbangi meningkatnya kebutuhan masyarakat seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan daerah di Kabupaten PPU.

 

“Masih ada tambahan 60 liter per detik yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Pak Bupati pada minggu kedua bulan Januari. Sehingga total kapasitas kita nanti kurang lebih mencapai 420 liter per detik,” tuturnya.

 

Abdul Rasyid juga menuturkan bahwa kemajuan Perumda AMDT PPU tidak hanya terlihat dari sisi produksi, tetapi juga dari jumlah pelanggan yang terus bertambah. Pada awal berdiri, jumlah sambungan pelanggan masih tergolong minim.

 

“Dulu pelanggan kita sekitar seribuan, sekarang PDAM sudah mencapai cakupan layanan dengan jumlah sambungan hampir 17 ribu pelanggan yang tersebar di 24 kelurahan dan desa dari total 54 kelurahan dan desa di Kabupaten PPU,” jelasnya.

 

Kendati demikian, ia mengakui bahwa upaya pengembangan layanan air bersih masih menghadapi sejumlah tantangan.


Perumda AMDT PPU bersama pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah, terutama dalam menjangkau wilayah yang hingga kini belum terlayani secara optimal.

 

“Masih banyak PR-nya, tapi pemerintah daerah terus berusaha untuk meningkatkan cakupan layanan air bersih di Kabupaten PPU agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.

 

👁️ 130 kali dibaca

Tinggalkan Komentar