SAMARINDA – Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin, menggelar kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat dengan tema “Penguatan Wewenang MPR” di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan yang antusias menyampaikan pandangan dan masukan terkait peran strategis Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Dalam pemaparannya, Syafruddin menjelaskan, MPR memiliki posisi penting sebagai lembaga negara yang berwenang mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, melantik presiden dan wakil presiden, serta menjalankan fungsi-fungsi konstitusional lainnya.
Ia menilai, penguatan kewenangan MPR perlu terus dikaji guna memperkuat sistem demokrasi dan menjaga arah pembangunan nasional sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi.
Iklan
“Penguatan wewenang MPR bukan semata-mata menambah kekuasaan lembaga, tetapi bagaimana memastikan nilai-nilai kebangsaan, konstitusi, dan kepentingan rakyat tetap menjadi pedoman dalam penyelenggaraan negara,” ujar Syafruddin.
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Kaltim tersebut menegaskan, bahwa aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses perumusan kebijakan dan pelaksanaan tugas-tugas konstitusional MPR.
Menurutnya, keterlibatan publik dalam diskusi kebangsaan harus terus diperluas agar masyarakat memahami peran lembaga negara sekaligus dapat memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan bangsa.
Iklan
Dalam sesi dialog, peserta menyampaikan berbagai pandangan terkait penguatan sistem ketatanegaraan, pembangunan daerah, hingga pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.
Berbagai masukan tersebut mendapat perhatian langsung dari Syafruddin untuk selanjutnya menjadi bahan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota MPR RI.
Syafruddin berharap kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat dapat menjadi wadah komunikasi yang efektif antara wakil rakyat dan masyarakat.
Melalui forum tersebut, ia ingin memastikan suara masyarakat Kaltim dapat terserap dan diperjuangkan dalam berbagai pembahasan di tingkat nasional.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan yang menyangkut masa depan bangsa,” tutupnya.